Rabu, 19 Februari 2014

burung lovebird

Belajar Budidaya Lovebird, Cara Menentukan Jenis kelamin Usia Produksi Tempat bertelur Lama pengeraman makanan memberi makan anakan lovebird.
CARA MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN, jenis kelamin lovebird
Secara fisik jenis kelamin pada lovebird sangat sulit dibedakan. Jangan tertipu oleh lovebird yang kawin, karena lovebird yang kawin belum tentu lovebird tersebut jantan dan betina. Bisa jadi lovebird tersebut jantan semua ataupun betina semua. Cirinya adalah jika kira-kira dua minggu setelah kawin lovebird tersebut tidak juga bertelur berarti lovebird tersebut jantan semua dan sebaliknya jika kira-kira 2 minngu setelah kawin lovebird tersebut bertelur lebih dari 6 telur kemungkinan besar lovebird tersebut betina semua. Sedangkan cara yang digunakan kebanyakan orang di Indonesia untuk membedakan jenis kelamin lovebird adalah dengan cara meraba tulang, dimana jika jarak antara kedua tulang supit renggang dan terasa lentur maka lovebird tersebut biasanya berjenis kelamin betina. Dan jika jarak antara tulang supit sempit serta terasa keras biasanya lovebird tersebut berjenis kelamin jantan. Namun cara tersebut tidak 100% benar. Unutk cara yang paling akurat yang sering dilakukan oleh orang-orang barat yaitu dengan cara tes darah dengan jalan mencabut sehelai bulu lovebird dimana pada pangkal bulu lovebird tersebut terdapat sedikit darah yang menempel selanjutnya di bawa ke laboratorium yang khusus untuk meneliti jenis kelamin lovebird. Cara inilah, cara yang sangat akurat untuk menentukan jenis kelamin lovebird


USIA PRODUKSI
usia produksi lovebird
Lovebird bisa bertelur pada usia 8 bulan. Namun usia tersebut kurang baik untuk produktifitas loveird. Pada usia 8 bulan lovebird belum benar-benar matang untuk berproduksi, sehingga sering terjadi kegagalan dalam penetasan. Kalaupun berhasil kemungkinannya sangat kecil dan kualitas lovebird yang dihasilkan biasanya kurang bagus. Untuk usia yang bagus yaitu usia 1 tahun, pada usia tersebut lovebird benar-benar sudah siap untuk berproduksi.



TEMPAT BERTELUR
sarang lovebird
 Dalam berkembang biak lovebird memerlukan tempat untuk meletakkan telurnya. Tempat tersebut harus kita sediakan dengan baik sehingga lovebird bisa mengeram dengan tenang dan telur lovebird dapat menetas dengan baik.Tempat bertelur lovebird berbentuk kotak dengan ukuran bervariasi. Untuk kotak yang ideal berukuran 20cmx20cmx25cm. Penempatan kotak tersebut harus terhindar dari terik matahari dan hujan. Selain kotak tempat bertelur jangan lupa disediakan pula bahan sarang, bisa berupa rumput kering, serutan kayu dll. Bahan tersebut diletakkan di dasar kandang, jika sudah mendekati masa bertelur lovebird akan membawa bahan sarang tersebut ke dalam kotak tempat bertelur untuk ditata sebagai dasar untuk meletakkan telur dan berguna untuk menghangatkan telur.


coba anda baca :

LAMA PENGERAMAN
pengeraman lovebird
Pada masa pengeraman lovebird memerlukan kondisi lingkungan yang tenang bebas dari gangguan apapun. Kondisi ini harus benar-benar di jaga agar mendapatkan hasil yang maksimal. Beberapa orang beranggapan bahwa kalau lovebird sedang mengeram tidak boleh dilihat/dipegang telurnya. Hal tersebut sangat masuk akal untuk menjaga ktenngan lovebird yang sedang mengeram. Namun kelemahannya bagimana kita bisa mengetahui apakah telur tersebut menetas atau tidak. Untuk mengatasi hal tersebut biasakan kita melihat isi kotak telur sebelum lovebird tersebut bertelur. Sehingga dengan kebiasaan tersebut ketika lovebird sudah bertelur dan mengerami telurnya kalau kita lihat tidak merasa terganggu karena
sudah terbiasa dilihat.
Setelah pengeraman selama 25hari telur belum juga menetas besar kemungkinan telur tersebut tidak menetas dan bisa di ambil biar lovebird bertelur kembali. Telur yang kita ambil tersebut kita pecah untuk mngetahui kondisi telur tersebut. Apabila kondisi telur tersebut masih utuh, masih ada putih dan kuning telurnya berarti telur terseut tidak dibuahi. Namun apabila tersebut busuk berarti gagal dalam pengeramannya.


MAKANAN LOVEBIRD
makanan lovebird
Agar lovebird yang kita pelihara dapat produksi secara maksimal, maka kita harus memberikan makanan yang berkualitas dan berfariasi. Demikian juga kita, kita akan bosan kalau tiap hari kita hanya makan nasi kucing Angkringan (maksutnya bukan kucing yg kita makan lho, kan haram, coba anda ke Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, aq kye belum tau :D , jokowi kayae suka ). Makanan yang disukai lovebird diantaranya: milet, jewawut, kenari seed, biji sawi, jagung muda, kangkung, sawi, toge, dll. Untuk lovebird yang sedang menyuapi anaknya bisa ditambah dengan BR1 agar perkembangan anaknya baik.



CARA MEMBERI MAKAN ANAK LOVEBIRD

Untuk meningkatkan produktifitas induk lovebird dapat dilakukan dengan cara mengambil anak lovebird pada usia sekitar 10 - 14 hari. Di samping itu anak lovebird akan menjadi lebih jinak sehingga juga dapat meningkatkan harga jual lovebird. Anak Lovebird di letakkan pada sebuah kotak yang di beri alas kain handuk dan diberi lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan.

Pakan untuk anak lovebird bisa menggunakan bubur bayi instant yang banyak dijual di toko sekitar anda. Bubur bayi dicampur dengan air hangat, jangan terlalu panas dan jangan dingin, ( hangat-hangat kuku ).
Pada awalnya campuran yang diberikan dalam bentuk yang tidak terlalu kental, semakin tambah umur anak lovebird, tingkat kekentalan makanan semakin bertambah pula.
Alat yang digunakan bisa memakai jarum suntik.

Pemberian pakan dilakukan minimal tiap 4jam sekali, secara teratur. Anda dapat menggunakan jadwal anda sendiri, sebagai contoh jadwal pemberian makan: 06:00, 10:00, 14:00, 18:00, 23:00.

Setelah anak lovebird sekitar usia empat minggu, Anda bisa memberi mereka makanan di tempat makan untuk melatih makan pada anak lovebird. Makanan yang diberikan dapat berupa potongan-potongan kecil buah-buahan atau sayuran, telur rebus, pelet yang dicampur air hangat.

Pada usia sekitar 6 minggu, anak lovebird akan lebih tertarik terbang daripada makan apa yang Anda tawarkan. Mereka akan makan dan minum sendiri lebih banyak. Pada usia itu anak lovebird siap untuk di sapih.

burung perkutut

Burung perkutut, yang dikenal dengan nama latin Streptopelia turtur, termasuk ke dalam famili Columbidae, sama dengan burung merpati. Perkutut adalah burung yang berasal dari Afrika, Asia, dan Eropa. Kebiaasaan migrasi perkutut menjadikan burung ini terdapat secara luas di berbagai tempat di dunia, namun tidak dijumpai pada tempat yang beriklim ektstrim. Populasi perkutut di Eropa menurun akibat perubahan metode pertanian dan perburuan oleh manusia, terutama selama migrasi perkutut. Perbedaan burung perkutut dengan burung merpati adalah ukurannya, tubuh burung perkutut berukuran lebih kecil yakni sekitar 24-29 cm panjangnya, 47-55 cm lebarnya, dan beratnya 85-170 gram saja.    
Masa berbiak burung perkutut adalah dari bulan Mei hingga Juli. Burung jantannya biasanya akan menarik perhatian perkutut betina dengan gerak geriknya dan juga dengan suaranya yang khas berulang-ulang. Sepasang perkutut dapat menghasilkan beberapa butir telur selama musim kawin dan dierami selama 14 hari. Setelah menetas, sepasang perkutut tersebut bersama-sama merawat anaknya.
 
Memelihara burung perkutut yang benar akan memaksimalkan masa hidupnya, yang rentangnya adalah 10-12 tahun. Sangkar burung perkutut yang baik adalah yang memiliki jeruji pas sehingga kepala perkutut tidak tersangkut, disarankan untuk membeli sangkar yang jerujinya banyak dan rapat. Dasar sangkar perkutut sebaiknya diberi alas dengan kertas sebagai pengaman, apalagi bila dasar sangkar terbuat dari kawat. Hal ini untuk memberi kenyamanan bagi burung perkutut, oleh karena perkutut akan menghabiskan sebagian besar waktunya di dasar sangkar, sesuai dengan kebiasaannya di alam.
Pakan perkutut yang baik adalah pakan yang seimbang gizinya. Berbagai jenis pakan perkutut tersedia di toko burung, beberapa produknya bahkan mencantumkan kandungan gizi pada kemasannya. Sesekali perkutut dapat diberikan vitamin sebagai suplemen makanan, namun harus diperhatikan cara pemberiannya agar perkutut tidak tersedak. Tablet atau kapsul vitamin yang menyangkut di tenggorokan perkutut dapat berbahaya dan menyebabkan kematian perkutut. Untuk mencegah agar perkutut tidak tersedak, maka gerus dahulu tabletnya sebelum diberikan ke perkutut. Untuk kapsul, buka dulu cangkangnya. kemudian isinya dicampurkan ke dalam air minum perkutut.
Bersihkan wadah pakan dan tempat minumnya secara teratur, bila diperlukan seminggu sekali kandangnya dapat didisinfeksi untuk mencegah penyakit. Mandikan perkutut secara teratur seminggu sekali. Stres pada perkutut dapat dicegah dengan cara meletakkan sangkar perkutut di tempat yang tenang dan terbuka sesekali, jangan menaruh sangkar perkutut di dalam rumah terus menerus. Hal ini penting dilakukan, karena stres pada perkutut juga dapat menyebabkan sakit.

burung gereja



Jika membicarakan jenis-jenis burung yang tergolong burung ocehan yang bersuara merdu maka yang terlintas di benak pikiran itu hanya burung-burung yang sering ikut dalam perlombaan burung ocehan seperti burung murai batu, burung kenari, burung love bird, burung cucak ijo dan yang lainnya. Tapi adakah yang tahu bahwa burung gereja juga tergolong burung ocehan yang kicauan suaranya sekelas dengan murai batu dan kenari.

Iya, di antara kita mungkin tidak ada yang tidak pernah melihat burung gereja karena habitat hidupnya dapat hidup di mana saja dan tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia. Melihat dari penyebarannya, burung gereja awalnya burung asli dari benua amerika dan eropa yang biasa hidup di perkotaan yang bergedung tinggi dan cukup mudah beradaptasi dengan manusia yang menjumpainya waktu memberi makanan. Dengan pesatnya jumlah burung gereja di amerika dan eropa maka banyak penduduk dari ke dua benua tersebut membawa kawanan burung itu ke negara-negara di asia dan australia. Sehingga dilihat sekarang bahwa di mana-mana ada saja burung gereja yang bisa kita lihat. Tapi tak ada satupun yang menganggapnya sebagai burung ocehan yang bersuara merdu.

Burung gereja adalah satu-satunya jenis burung dari keluarga passeridae yang mudah beradaptasi di berbagai tempat dan kondisi sehingga itu menjadi kelebihan tersendiri yang ada pada burung gereja. Kepopuleran burung gereja yang dikenal oleh orang-orang bukan karena mereka sering ikut perlombaan burung ocehan tapi lebih kepada mereka dianggap burung hama yang suka memakan padi dan gemar tidur di atap rumah-rumah penduduk lalu bersuara bergemuruh sehingga terdengar bising.

Bagi anda yang katakan belum pernah melihat burung gereja di manapun ataupun lupa ciri-ciri fisiknya maka saya menuliskan ciri-cirinya secara detail. Perhatikan:


  • Ukuran tubuhnya tergolong sedang hanya sebesar 14 cm saja.
  • Ada warna coklat berangan pada bagian atas kepalanya.
  • Tepat pada bagian dagu dan tenggorokannya berwarna hitam.
  • Pada pipinya ada dua warna yakni putih dan hitam.
  • Iris matanya berwarna coklat sedang paruhnya berwarna abu-abu dan kakinya berwarna cokelat.
  • Pada tubuh bagian atas termasuk bagian sayapnya juga berwarna cokelat yang diselingi warna putih dan hitam seperti garis panjang.
  • Di bagian bawah atau dadanya berwarna kuning tua dan beberapa berwarna putih abu-abu sampai bagian ekornya.
  • Sedang pada burung gereja yang menginjak dewasa tekstur warna tubuhnya tampak pucat.
  • Hidupnya berkelompok dalam jumlah besar baik sewaktu mencari makan ataupun sewaktu ingin istirahat.

Jika kita mengintip cara hidup burung gereja di Indonesia maka terlihat unik dan mengesankan sekali. Ya, burung gereja yang ada di Indonesia hidupnya di mana saja, ada yang di perkotaan dengan suka bertengger di taman-taman ataupun di jalanan untuk mencari makan serta sewaktu istirahatnya biasanya burung gereja yang tinggal di perkotaan menempati gedung-gedung yang tinggi, tidur di bangku taman, di atap perumahan warga, dan lain-lain. Sedangkan burung gereja yang tinggal di pedesaan biasanya menempati perkebunan, perumahan warga, di pepohonan, dan lain-lain yang tempat itu lembab dan nyaman bagi nya.

Walaupun burung gereja adalah jenis burung liar yang paling mudah untuk dijumpai di mana pun dan kapan pun tetapi sangat jarang orang-orang yang mau untuk memeliharanya dan melatih suaranya sampai bisa bunyi. Padahal kemampuan berkicau burung gereja bisa menandingi sekelas burung kenari yang siap dilombakan. Karena itu sampai saat ini burung ini hanya dianggap sebagai burung hama yang sukanya ribut dan memakani biji-bijian yang ditanami warga seperti padi dan jagung.

urung kutilang

Kutilang (Pycnonotus aurigaster) merupakan burung lokal yang masih dipandang sebelah mata oleh sebagian kicaumania. Di beberapa negeri jiran seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura, pamor kutilang (khususnya kutilang jambul) setara dengan burung kicauan lainnya, bahkan peserta di kelas kutilang pun terkadang lebih banyak daripada kelas lain seperti murai batu (cek artikelnya di sini). Sampai saat ini memang ada dua pendapat soal masa depan kutilang di Indonesia.
burung-kutilang
Burung kutilang, plasma nutfah asli Indonesia.
Dalam artikel Mengangkat derajat burung kutilang, banyak komentar yang lebih menyukai jika kutilang tetap dibiarkan bebas berkeliaran di alam. Jika dilombakan, dikhawatirkan nasibnya akan sama seperti pleci yang populasinya di alam liar makin menipis.
Tetapi, di sisi lain, burung ini toh ditangkapi juga oleh para pemikat, dijual di pasar burung dengan harga sangat murah. Jika bisa dinaikkan derajatnya, disertakan dalam lomba, dibarengi dengan upaya penangkaran seperti di Thailand dan Malaysia, ceritanya mungkin bisa lain.
Selama ini, banyak penggemar burung yang menganggap suara kutilang sebagai suara mati, yang tidak baik untuk burung kicauan lainnya di rumah. Padahal tidak semua komponen suara kutilang termasuk suara mati. Suara cerecetan kutilang, misalnya, tidak termasuk suara mati. Yang termasuk suara mati pada komponen suara kutilang adalah “tilung… tilung…”, karena bisa mengurangi poin bagi burung termaster saat berlomba. Silakan lihat juga artikel Cerecetan kutilang disuarakan cucak hijau.
Selain itu, kalau kita mau merawatnya secara baik dan konsisten, kicauan asli kutilang yang dianggap suara mati bisa hilang, digantikan suara-suara burung lain hasil masterannya. Sebab kutilang pandai meniru suara burung lain, serta mudah beradaptasi dan cepat jinak. Beberapa kicaumania pernah menceritakan betapa kutilangnya di rumah rajin bunyi, dan bisa melagukan sebagian besar materi burung master.
Persyaratan utama agar kutilang tidak sering mengeluarkan suara aslinya adalah merawatnya sejak anakan /lolohan, atau mendapatkannya dalam kondisi sudah jinak. Sebab kutilang yang masih jinak lalat, apalagi masih liar, akan tetap mengeluarkan suara aslinya.
Di pasar burung, harga kutilang lolohan sekitar Rp 15.000 – Rp 25.000 per ekor. Jika Anda merawatnya hingga dewasa, diselingi pemasteran, kutilang akan mengeluarkan suara kicauan hasil masterannya dan akan melupakan suara aslinya yang dianggap suara mati oleh sebagian kicaumania.
Perawatan kutilang lolohan
Anakan kutilang
Anakan kutilang
Pakan yang digunakan sewaktu meloloh anakan kutilang adalah voer dan pisang. Pakan berbeda jenis ini bisa diberikan secara berselang-seling selama masa pelolohannya.
Pemberian voer bisa dilakukan secara bertahap, Pada tahap awal, voer dicampur dengan air bersih dan diaduk hingga mengental. Untuk membuat kondisinya senantiasa fit, serta menjamin kecukupan vitamin, Anda bisa menambahkan BirdVit ke dalam adonan tersebut.
Buah pisang juga diberikan secara bertahap. Awalnya, pisang dilembutkan dan dicampur sedikit air sehingga menjadi bubur. Pemberian bubur pisang dilakukan setelah anakan kutilang makan adonan voer. Setelah burung bisa makan sendiri, barulah diberikan voer tanpa air dan pisang utuh, dengan extra fooding (EF) berupa perut jangkrik.
Kutilang mudah jinak dan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
Kutilang mudah jinak dan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
—
Setelah anakan sudah bisa terbang, dan mulai berlatih berkicau, itulah saatnya Anda memasternya dengan burung lain. Pemasteran sejak anakan jauh lebih efektif daripada Anda mendapatkan kutilang tangkapan alam yang masih liar. Jika dimaster sejak anakan, maka suara aslinya kelak akan hilang setelah burung dewasa.
Video burung kutilang dari youtube
—
—
—
Selain kutilang biasa (Pycnonotus aurigaster), ada dua kerabat dekatnya yang juga memiliki sebutan kutilang, yaitu kutilang mas / cucak kuning (Pycnonotus melanicterus) dan kutilang sutera / cucak kurincang (Pycnonotus atriceps). Kedua spesies ini banyak dipelihara sebagai burung master. Bahkan di Bangka-Belitung, cucak kurincang atau disebut penduduk setempat sebagai burung cep cep sudah dilombakan dan punya kelas khusus yang banyak peminatnya.
Kutilang mas (a) dan kutilang sutra (b)
Kutilang mas (a) dan kutilang sutera (b)
—
Cucak kuning atau kutilang mas
Kutilang mas / cucak kuning memiliki wilayah persebaran meliputi India, wilayah setalan China, dan Asia Tenggara termasuk Semenanjung Malaysia dan Indonesia.
Di negara kita, kutilang mas banyak dijumpai di Sunda Besar (Sumatera, Kalimantan, Jawa) dan Bali. Spesies ini memiliki kemiripan dengan kutilang sutera / cucak kurincang. Tetapi bulu cucak kuning lebih panjang, perutnya kuning, dan mata berwarna putih. Sedangkan warna bulu cucak kurincang kuning zaitun.

Suara kicauan kutilang mas memang terdengar monoton, namun suaranya bisa “ditangkap” burung lainnya seperti murai batu, sehingga bisa dijadikan masteran bagi murai batu atau sebagai pemancing agar MB mau bunyi.
Cucak kuning atau kutilang mas

burung gagak

Gambar: Burung Gagak
Mengapa burung gagak disebutkan dalam Al Qur’an?
Peran burung gagak dalam cerita yang terkandung dalam Alquran adalah mengajarkan manusia bagaimana cara  menguburkan jasa orang mati, mengapa Allah Yang Maha Kuasa memilih hewan ini dari makhluk lainnya?  Karena untuk mengajarkan manusia pertama.
Studi ilmiah membuktikan bahwa gagak adalah burung yang paling cerdas dan kecerdikannya dari semua hewan, dan memiliki ukuran otak terbesar bila dibandingkan dengan ukuran tubuh pada burung yang sangat terkenal ini.
Apa burung Gagak itu ?
Gagak adalah burung jenis Corvus dan ada sekitar 27 jenis tersebar di sebagian berbagai tempat di dunia, kecuali Antartika dan Amerika Selatan. Yang jantan biasanya lebih besar dari betina dan Allah Yang Maha Esa memberinya kecerdasan, perilaku yang baik dan pengetahuan tentang cinta, kasih sayang dan kerjasama dengan anggota dari jenisnya, dan sebagian besar gagak bercirikan warna hitam dengan gloss jernih, tetapi yang menjadi pertanyaan adalah: apa hikmat Allah Maha Kuasa berkaitan dengan warna hitam? Apakah Tuhan menciptakan sesuatu dengan sia-sia? Jelas tidak!
Dia mengatakan: “Dialah Pencipta terbaik bagi semua ciptaan” AL quran Surat As Sajdah Ayat: 7.
Warna hitam pada bulu burung gagak ini untuk berkomuflase hingga menghilang dalam kegelapan malam dari musuh-musuhnya seperti burung hantu dan burung elang, yang aktif di malam hari dan predator lainnya.
Jenis yang paling penting gagak di negara-negara Arab:
1 – Gagak Al Nuuhy: panjang sekitar 50 cm warna bulu tubuh hitam  kecuali leher yang berwarna kecokelatan dan penyebaran jenis ini di Afrika Utara
2 – Raven ekor helikopter: orang Arab menyebutnya, “Ghurab Al Bain” dan menganggapnya membawa malapetaka dan Nabi Muhammad SAW telah melarang kepercayaan syirik itu.
Beliau mengatakan “tidak ada bencana (karena burung itu) dan jangan percaya dengannya,” benarlah Rasulullah SAW.
Burung Gagak yang lebih kecil dari jenis lainnya, warna hitam dengan kilau kebiruan ekor pendek  dan sayap panjang seperti helicopter, yang menyebar di Saudi Arabia, Sudan, Somalia, Mesir dan Palestina.
3 – Gagak jenis India : panjang sekitar 40 cm dan ditandai dengan warna bulu hitam di kepala, leher, punggung, sayap dan ekor sedangkan sisanya warna bulu tubuhnya abu-abu. Dan menyebar semacam ini di Arab Emirates, Oman dan Arab Saudi.
4 – Gagak Auraq: panjang 43 cm warna hitam dengan abu-abu mengkilap dan menyebar di Mesir, Palestina dan Suriah.
Gagak apa yang terkecil dari jenis gagak?
Yaitu jenis Gagak ikan yang disebut Corvus Ossifragus dan penyebaran jenis ini pada garis pantai Amerika Serikat dan tenggara dan makanannya ikan dan bercirikan oleh ukurannya yang kecil, sama dengan ukuran merpati dan suara yang tajam sangat tinggi dan menyebabkan gangguan gagak jenis lain.
Apa bahasa komunikasi antara gagak?
Terungkap dalam Ensiklopedi mukjizat ilmiah dalam Al-Quran dan Sunnah bahwa gagak membuat frekuensi suara yang berbeda dengan frekuensi tinggi sebaga bahasa yang sudah akrab dengan mereka di setiap jenis suara gagak satu frekuensi dan frekuensi ini sebagai salah satu bahasa yang difahami, bila salah satu gagak mendengar suara dari  gagak gagak jenis lain yang asing  tidak dikenal oleh sukunya maka gagak asing itu akan dikeluarkan dari kelompoknya,  cara mengumpulkan semua kelompok suku dan memobilisasi dan menanggapi gagak asing ini mereka berkokok dan mulai berkelahi.
Jamur
Apa makanan gagak?
Gagak memakan hasil pertanian tanaman pangan, buah-buahan, cacing, serangga, siput, telur burung lain, ikan, bangkai binatang yang dibunuhnya di jalanan dan menyimpannya sebagai makanan dan menyembunyikannya dengan dedaunan, dan pohon pohon lainnya agar tidak diketahui musuh-musuhnya.
Allah berfirman:: “Dan berapa banyak dari hewan hewan yang tidak membawa rezekinya tetapi Allah-lah yang memberinya rezeki dan juga rezeki buat kalian dan Dia Maha Mendengar lagi Mengetahui” Surat Al Ankabut ayat: 60.
Gagak Menjaga sarangnya.
Gagak tidak lupa menjaga keselamatan dan kecukupan makanan terhadap anggota keluarganya, dan tidak membiarkan pelanggaran wilayah kekuasaannya yang mendekati sarangnya. Dan seseorang mengatakan bahwa putranya yang masih anak-anak pada suatu hari di salah satu salah satu taman di dekat rumahnya mengambil sarang gagak dan dibawa keluar dari kebun oleh salah seorang anaknya, maka gagk jantan dan gagak betina itu memburu anaknya selama sepuluh tahun seperti yang terlihat setiap keluar rumah gagak gagk itu ingin mendarat di kepala dan akan melukainya.

Apa saja komponen dari sarang?
Sarang gagak sering terletak di pohon-pohon dan komponen dari sarang terdiri dari daun pohon backlog, bulu, ranting-ranting, batang kering yang dipotong  dengan warna-warna cerah yang menarik. Subhaanallah makhluk ini Allah yang Maha Pengasih yang memberikan penghargaan dengan keindahan aan mengkompilasi setiap hal dengan warna cerah, cantik, menarik yang disimpan dalam sarang ke sarang memancarkan sukacita dan keindahan dalam kerajaan mereka sendiri.
Tempat Bertengger
Perumahan adalah tempat bertengger dan satu rumah untuk ratusan atau bahkan ribuan gagak yang termasuk dalam satu spesies ada sejumlah anggota bertengger dalam pohon dan bertengger satu sama lain. Apa hikmat gagak yang tinggal dalam kelompok besar? Kita percaya bahwa secara naluriah bahwa gagak dikaruniai Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mengatasi berbagai tantangan dengan keberanian dan kekuatan. walaupun gagak adalah burung yang lemah dibandingkan elang dan burung hantu, yang aktif di malam hari dan pemangsa lain, tetapi gagak yang hidup dalam konsentrasi yang besar mampu meneror musuh-musuhnya dari burung jenis lain. Burung-burung gagak mulai memberikan peringatan dengan suara tinggi sebelum matahari terbenam untuk mengumpulkan kelompoknya dari segala penjuru, dan mulai setiap kelompok mulsi berdatanan dan bertengger sebagai persiapan untuk tidur di dalam sarang.
Apakah karakteristik wilayah yang dihuni oleh burung gagak yang bertengger?
Daerah-daerah tersebut harus dekat dengan sumber makanan dan sumber air serta wilayah yang tenang, hangat dan tidak dihuni oleh burung hantu, atau elang. Tetapi para ilmuwan mgamati dalam perkembangan baru-baru ini gagak di kota-kota besar, taman-taman umum dan mulai menghilang dari desa desa (Mengapa?) Ini adalah fenomena yang membuat banyak ilmuwan tertarik dalam perilaku burung ini dapat diketahui dengan beberapa alasan karena gagak lebih menyukai kota-kota dari desa, yaitu:
1 – Di desa terganggu oleh banyaknya tembakan pemburu tanpa kontrol dalam besar yang kontras dengan kota-kota, yang melarang penembakan di jalanan.
2 – kota-kota besar terdapat taman umum dengan pohon tinggi, dibandingkan dengan penduduk desa yang cenderung untuk menebang pohon dan mengambil keuntungan dari kayu.
3 – pada malam hari pencahayaan lampu terus-menerus di jalan-jalan kota, yang dianggap sebagai jaring pengaman bagi burung-burung gagak dalam tidurnya di pohon-pohon yang kekuatannya lemah dalam gelap.
Mengapa beberapa gagak  membunuh satu sama lain?
diketahui bahwa jika salah satu burung ini terluka oleh seseorang atau tejangkit penyakit dalam anggota kelompok dan tidak mampu untuk terbang maka diambil keputusan untuk membunuhnya dan menguburkannya karena mereka kuatir akan penyebaran penyakit ke seluruh anggota gagak yang bertengger dari individu itu untuk keselamatan yang lain.

Gagak mencari makanan
Apa yang dimaksud dengan semangat yang mengilhami penduduk sarang ini?
Apakah semangat cinta dan kasih sayang? Atau seperti yang sering kali banyak kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, banyak rumah dan gedung gedung sayangnya, tanpa semangat cinta dan kasih sayang padahal Allah menyuruh kita untuk berkasih sayang antara suami-istri atau antara anak-anak dan orang tua atau antara anak yang satu dengan anak yang lain.
Kita akan takjub dengan cinta kasih ketika saya beri tahu Anda bahwa gagak, yang mereka kita tuduh menjadi sumber kehancuran dan sialnya keberuntungan, itu lebih unggul dari kebanyakan manusia, kita tidak melihat sarang sarang saja yang dipenuhi oleh semangat kasih sayang, cinta dan kerjasama antara para anggotanya.
Pada akhir musim dingin saat usia dewasa laki-laki (4 tahun) mulai mencari pasangannya dan memulai perjalanan untuk mengeluarkan teriakan keras terhadap betina dewasa (3 tahun ) untuk lebih dekat, dan mulai kawin, dengan bulu, sayap dan ekor sebagai tanda dia untuk menerimanya, kemudian mulai menyanyikan sebuah lagu pendek dan kemudian akan kawin dengan mereka dan mulai membersihkan bulu satu sama lain, melengkapi dan membangun sarang, yang memakan waktu sekitar dua minggu untuk membangunnya. Setelah sarang siap mereka mulai bertelur sekitar 6-2 butir telur seminggu, dan telur menetas setelah sekitar 19 hari dan masa muda setelah menetas antara 45-30 hari di sarang sebelum tumbuhnya bulu-bulu dan kemudian mulai terbang dan untuk membantu orangtua dalam memperoleh makanan yang dikumpulkan.Yang betina tidak telur sepanjang tahun ia hanya memiliki satu generasi anak-anak per tahun.
Apakah yang Jantan mengawini betina yang lain?
Jawabnya tidak pernah mengawini betina lain lagi di sepanjang hidupnya, yang dalam beberapa spesies sampai mencapai usia 21 tahun. Tapi ada dua perkawinan lagi  berkaitan telur menetas, bila telur betina tidak menetas maka jantan akan meninggalkan pasangannya dan mencari pasangan lain dan mulai hidup bsru. Perkawinan dengan betina lain ini juga dilakukan bila betina pasangannya mengalami kematian. Makhluk malang ini mengajarkan kepada kita pelajaran melalui cinta dan kasih sayang dan kesetiaan antara pasangan dan bahwa ketika mencari betina lain untuk menjadi pasangannya dilakukan dengan alasan kuat dengan maksud menjaga kelangsungan jenisnya, atau untuk keturunannya setelah kematian dan tidak menggunakan kesempatan untuk mencari betina lain karena lebih cantik dan indah daripada pasangan betina atau lebih muda dari mereka.
Apa tugas dari sarang?
Fungsi utama betina adalah memiliki hak asuh telur sampai menetas dan memberi makan anak mereka setelah menetas Jika si jantan dituntut untuk perlindungan sarang dari serangan musuh di mana mereka berdiri di tepi untuk mencegah masuknya predator yang asing maka dia siap untuk membunuhnya. Keduanya juga mencari makanan dan dibawa ke sarang. Bila ada lebih dari satu generasi anak-anak di dalam sarang dimana anak-anak membantu orang tua dalam memberi bantuan makanan dan membersihkan sarang dan memberi makan kaum muda dan perlindungan sarang.
Ini adalah pelajaran lain untuk belajar dari burung gagak untuk mengurus rumahtangganya,  pembagian kerja dan sikap terhadap betina pasangannya dan anak-anak mereka serta bagaimana melibatkan yang muda untuk membantu meringankan mencari makanan.

Gagak hitam dan putih
Pelajaran dari gagak untuk manusia
Kami telah belajar banyak pelajaran dari kehidupan burung gagak, pelajaran dalam cinta dan kesetiaan dan kesetiaan antara pasangan, cinta kerja dan kerja sama antar anggota keluarga untuk mempertahankan dan membela kelompok mereka dari musuh. Pelajaran yang paling penting  pada awal penciptaan manusia. Pelajaran itu tidak akan pernah terlupakan ketika Qabil membunuh Habil saudaranya sendiri dengan alas an yang tidak benar karena cemburu dan kebencian itu, karena Allah menerima kurban Habil dan tidak menerima kurban Qabil, maka ia membunuh Habil saudaranya dan jasadnya ia bawa di atas punggungnya ia menjelajah bumi untuk menymbunyikan tubuh saudaranya. Maka ketika Qabil menemukan gagak menggali tanah  untuk membuat lubang guna menguburkan gagak lain yang mati.
Di sini, Allah hendak memberikan pelajaran kepada semua anak-anak Qabil bahwa kebencian dan pembunuhan manusia tidak hanya masalah berakhir selamanya di dalam neraka. Pelajaran kedua orang itu tak peduli pada pengetahuan, rakus uang dan kekuasaan dan tidak memiliki kebijaksanaan, pada hsl ia tidak lebih hanya menjadi makhluk ciptaan Allah yang hidup di kerajaanNya, burung kecil ini yang dikirim oleh Allah memiliki kebijaksanaan dan kecerdasan yang membuatnya orang tahu betapa buruknya perlskusn psds saudaranya, hingga tidak tahu bagaimana merawat jenazahnya.
Allah berfirman dalam Surat Al-Maidah:
“Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang Sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). ia Berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah Hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa”. (27)
28. “Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, Aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya Aku takut kepada Allah, Tuhan seru sekalian alam.”
29. “Sesungguhnya Aku ingin agar kamu kembali dengan (membawa) dosa (membunuh)ku dan dosamu sendiri, Maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian Itulah pembalasan bagi orang-orang yang zalim.”
30.  Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, Maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi.
31.  Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya[*]. Berkata Qabil: “Aduhai celaka aku, Mengapa Aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu Aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?” Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.
[*]  dipahami dari ayat Ini bahwa manusia banyak pula mengambil pelajaran dari alam dan jangan segan-segan mengambil pelajaran dari yang lebih rendah tingkatan pengetahuannya.(31)
Maha benar Allah dengan Firmannya.
Setelah Firman Allahj Yang Maha Kuasa masih dipertanyakan bagaimana burung yang cukup lemah dapat mengajarkan manusia menguburkan orang mati itu? Kami katakana: Ya, Allah maha kuasa atas segala sesuatu dan jika Dia menginginkan sesuatu hanya mengatakan “jadilah maka jadi”. Maka Allah menutup hati mereka sebagai orang-orang kafir dan juga mempertanyakan Firman Allah dan pesan Nabi kita Muhammad SAW  dan mungkin sekali ingin bukti ilmiah yang menunjukkan kepada kita bahwa burung ini memiliki banyak kecerdasan dan kebijaksanaan, kita katakan kepada mereka: lihatlah ke pengalaman dan bukti ilmiah, yang memiliki sejumlah ilmuwan asing dan untuk membuktikan kekuasaan Pencipta Yang Mahakuasa pada kreativitas ciptaanya dan kadar kecerdasan yang diberikan Allah pada burung ini.
Salah seorang ilmuwan Israel tertarik untuk mempelajari perilaku burung, ia meneliti gagak yang disebut sebagai binatang liar dan tersebar luas di Israel, tiba-tiba ia lihat salah satu dari gagak mengumpulkan remah-remah roti di antara cabang pohon memakai jari-jari kaki, kemudian menggulingkannya hingga jatuh di danau, saat ikan berkumpul di remah-remah roti di bawah permukaan air gagak itu terbang  dan menyambar salah satu ikan dengan paruhnya, kemudian terbang ke sarang.
Aku mengagumi dunia dan kejadian ini dan hampir gila,” ia bertanya siapa yang memberikan kecerdasan dalam pikiran burung ini? Katakan kepadanya bahwa Allah Yang Mahakuasa, yang mengatakan kepada kami selama ribuan tahun yang lalu yang member kecerdasan burung ini dan bagaimana ia mengajarkan manusia untuk menguburkan saudaranya.
Allah berfirman: “Tuhan, yang memberikan segalanya dan kemudian memberikan petunjuk” SuratTaha ayat: 50
Sebuah studi di Inggris menemukan kecerdasan burung ini:
Tim Inggris melakukan percobaan dengan burung gagak betina di  laboratorium Inggris dan meletakkan daging yang dilumatkan dalam tabung tes, dan di dekatnya di taruh sepotong kawat logam panjang dan burung gagak itu dilepaskan dengan alat-alat ini di laboratorium dan team peneliti membuat video rekaman dari apa yang terjadi.
Mereka menemukan kurang dari 10 menit gagak betina membengkokkan ujung kawat untuk menjadi seperti logam pengait-dan memasukannya ke dalam tabung kemudian menarik daging itu dengan pengait dari dalam tabung dan kemudian memakannya. Percobaan para ilmuwan itu telah dilakukan tanpa sengaja  hingga  10 kali dan burung gagak betina itu berhasil mengeluarkan dan memakannya. Allah berfirman:  Sesungguhnya Aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. tidak ada suatu binatang melatapun[*] melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya[**]. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus[***].”

burung parkit

Bagi penggemar burung terutama burung kicauan, burung parkit mungin termasuk burung yang dalam urutan nomor ke sekian untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah, karena tidak bisa dipungkiri orang terkadang lebih sering memelihara burung yang lebih banyak memiliki variasi suara kicauannya dan sekaligus indah dan asyik bentuk tubuhnya seperti Kacer, Murai Batu, Cucak Hijau, Jalak Suren, Kenari, Pleci (kaca mata) sekalipun pada dasarnya harganya sangat murah meriah, Cucak Rowo, Cucak Jenggot dan masih banyak jenis burung lainnya yang lebih banyak dipilih oleh orang dibanding dengan hanya dilihat dari segi warna badannya saja seperti burung parkit ini.



Namun terlepas dari hal diatas, sebenarnya ada keunikan tersediri yang terdapat pada burung parkit jika kita cermati secara benar-benar.

Pada dasarnya burung parkit hampir sama dengan Burung Cinta atau yang lebih kita kenal dengan Love Bird, namun kenapa perbedaan harganya sangat berbeda jauh antara kedua burung tersebut. Ada kemungkinan karena kepopulerannya, atau mungkin karena mengikuti hobby orang lain atau mungkin ada alasan lain mengapa hal tersebut.

Namun dari semua itu sebenarnya burung parkit adalah merupakan burung yang sangat asyik dan indah dengan variasi warna yang sangat unik, maka tidak ada ruginya jika kita mencoba berternak dan memelihara burung parkit.

Berikut adalah beberapa hal penting  yang perlu kita siapkan dalam beternak parkit:

1. Kandang


Kandang yang diperlukan untuk beternak parkit tidak begitu besar. Untuk menangkar sepasang parkit cukup sediakan kandang berukurang  40 x 40 x 60 cm. Namun jika anda ingin menernakkan parkit secara berkoloni, maka anda perlu menyediakan kandang dengan ukuran yang besar. Sesuaikan besarnya kandang dengan jumlah pasangan agar tidak terlalu padat sehingga berakibat kurang baik bagi kesehatan burung.

Keunggulan dari beternak parkit secara berkoloni disamping kita bisa menempatkan beberapa pasang, kita juga dapat melihat burung-burung parkit yang memiliki warna beraneka ragam yang tentunya sangat cantik. Namun, jika salah satu burung tersebut terkena penyakit maka sangat mudah

burung kacer

Berkicau dan melantunkan lagu yang merdu adalah salah satu cara bagi burung untuk menarik lawan jenis dan memberikan informasi kepada burung-burung lain tentang batas-batas daerah teritorialnya.

Kita dapat membagi kicauan burung menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Song (kicauan panjang dengan alunan nada yang merdu untuk memamerkan kemampuannya dan menarik perhatian lawan jenis).
2. Call (kicauan feedback pendek untuk memanggil pasangan lawan jenis).
3. Alert (kicauan dan bunyi untuk memperingatkan burung sejenis dan burung pasangannya apabila ada bahaya yang mengancam).

Burung menjadi rajin berkicau disebabkan oleh rangsangan birahi yang dipengaruhi oleh hormon testosteron, hormon estrogen dan hormon progesterone yang ada di dalam tubuh burung tersebut. Hormon ini terbentuk dengan cepat akibat rangsangan luar (jemur: sinar infra merah) dan tingginya kadar protein makanan yang di konsumsi.


Dapatkan PET ACCESSORIES : Tempat Minum Burung Otomatis


Burung Cucak Jenggot     Burung Tledekan atau Burung Sulingan  Burung Kolibri (Colibri)     Burung Ciblek Sawah     Burung Kenari

Dalam dunia hobi burung berkicau, kita sangat sering mendengar istilah "stelan". Apa sebenarnya arti istilah "Stelan" pada burung berkicau..?? Stelan adalah suatu pola yang diterapkan secara konsisten pada burung untuk maksud dan kondisi tertentu.

Contohnya:
- Stelan EF adalah pola pemberian Extra Fooding kepada burung agar birahi burung berada pada level (tingkat ) yang diinginkan.
- Stelan Perawatan Harian adalah pola perawatan burung sehari-hari, meliputi kebiasaan mandi dan jemur serta kondisi burung supaya kesehatan burung dan psikologis burung tetap prima.

Supaya burung rajin berkicau, kita harus mengatur dengan tepat level hormon testosteron, hormon estrogen dan hormon progesterone yang ada di dalam darah burung. Kenapa ini menjadi hal yang sangat penting..?? Karena hormon-hormon tersebut bertanggung jawab pada birahi apa tidaknya burung.

Burung menjadi lesu (drop) tidak bergairah apabila tidak birahi, burung akan rajin berkicau apabila tingkat birahinya tepat dan burung menjadi terlalu agresif apabila terlalu birahi (over birahi).

Kesimpulannya adalah:
Salah satu kunci utama dalam pengendalian birahi burung terletak pada kadar protein makanan yang kita berikan. Semakin tinggi tingkat protein makanan yang kita berikan, maka akan semakin banyak juga hormon-hormon vital diatas terbentuk di dalam darah burung, ini akan mempengaruhi penampilannya pada saat berkicau.

Nah.., apa kaitannya dengan burung berkicau yang kita pelihara untuk burung lomba..?? Jawabannya sudah pasti kita harus meng-adjust stelan Extra Fooding (EF) pada tingkat atau level yang benar-benar tepat. Burung tetap harus birahi, tetapi tidaklah terlalu birahi (over birahi).

Contohnya apabila burung terlalu birahi:
- Burung Anis Merah hanya loncat-loncat naik turun tangkringan (agresif) dan tidak mau bunyi tenang apabila terlalu birahi.
- Burung Murai Batu mengembangkan sayap (ngelowo/ngebatman) sewaktu di adu dengan burung Murai Batu lain apabila terlalu birahi.
- Burung Kacer sering mbagong (mbalon/mbedesi/kuda laut) sewaktu di adu dengan burung kacer lain apabila terlalu birahi.
- Dan lain-lain...

Bagaimana cara paling mudah mengatur Stelan EF dan Stelan Perawatan untuk burung kesayangan kita...??

Inilah bagian terpenting dari tulisan ini :
Cara Seting Stelan Extra Fooding dan Pola Perawatan Burung Berkicau

Kita analogikan burung kesayangan kita ibarat sebuah "karburator" di sepeda motor. Mesin motor dapat berjalan optimal apabila karburator bekerja dengan baik. Karburator dapat bekerja dengan baik juga apabila ada 3 unsur penting, yaitu pasokan bahan bakar (bensin), pengapian (dari coil-busi) dan udara (pada ruang bakar).

Kembali ke konteks burung berkicau; Extra Fooding kita ibaratkan adalah pengapian di ruang bakar, Mandi dan Jemur kita ibaratkan udara pada karburator dan pakan utama (Voer/Buah/Bijian/Dll) kita ibaratkan adalah bahan bakar yang mensuplai karburator.

Sebelum melakukan seting adjust stelan pada burung, kita di tuntut untuk mengenal lebih dekat karakter (kepribadian) burung yang kita miliki. Karakter setiap burung tidak ada yang sama persis. Disinilah kita dituntut untuk berani trial and error dalam mencari setingan yang benar-benar tepat untuk burung kesayangan kita. Jangan takut melakukan seting stelan, burung bukanlah benda elektronik yang rusak apabila kita salah dalam melakukan adjust stelan.

Habitat Burung Berkicau     Burung Mandi dan Berjemur

Burung adalah salah satu makhluk hidup yang butuh konsistensi. Agar burung tetap tampil prima seperti yang kita inginkan, kita dituntut harus konsisten dalam meng-aplikasikan stelan Extra Fooding (EF) dan stelan perawatan burung dengan cara berikut:

1. Mandikan burung rutin tiap pagi.
2. Jemur burung 15 menit sampai 60 menit (bertahap) setiap pagi, karena sinar infra merah pada penjemuran di pagi hari berfungsi mengoptimalkan terbentuknya hormon-hormon vital di tubuh burung.
3. Berikan makanan (Voer/Buah/Bijian)/Dll) yang berkualitas baik dengan porsi dan takaran yang tepat.
4. Berikan Extra Fooding dengan tahapan-tahapan yang benar dan amati setiap perubahan tingkah laku burung setelah variabel Extra Fooding dirubah.
5. Buat pendekatan psikologis kepada burung, untuk menanamkan rasa aman dan rasa kepercayaan burung yang tinggi kepada kita.